Home > Kembali Ke Asal Semula

Kembali Ke Asal Semula

Pengarang: Anonim

Kategori: Umum

Suatuhari datanglah seorang laki-laki ke rumah Nasaruddin dan berkata,

"Engkau adalah seorang yang pandai. Tolonglah aku. Rumahku sangat kecil. Aku tinggal bersama istriku,keenam anak-anakku, ayahku yang tua dan ibu dari istriku. Rumah itu terlalu kecil untuk kami, sehingga kami tidak bahagia."

"Punyakah engkau seekor kambing?"tanya Nasaruddin.

"Tidak,"jawab lelaki itu.

"Belilah seekor," kataNasaruddin," dan tempatkanlah di dalam rumah."

"Tapi," sahut lelakiitu," itu akan membuat segala sesuatunya lebih buruk, tidak lebih baik!"

"Kau memintaku untuk menolongmu,bukan?" tanya Nasaruddin.

"Ya."

"Pergilah dan belilah seekor kambing."

Semninggu setelah itu, lelaki itu datang lagi pada Nasaruddin, dan kata Nasaruddin, "Sudahkah engkau membeli seekor kambing?"

"Ya," jawab lelaki itu.

"Dan engkau bahagia sekarang?"

"Tidak, rumah kami lebih sesak daripadasebelumnya, dan kami merasa segala sesuatunya lebih buruk."

"Kemudian belilah enam ekor itik,dan tempatkan mereka di dalam rumah," jawab Nasaruddin, dan ia menutup pintu rumahnya.

Seminggu kemudian, ia bertemu lelaki itu untuk ketiga kalinya. Lelaki itu berkata, "Segala sesuatunya menjadi lebih buruk di rumah kami sekarang."

Kata Nasaruddin, "Belilah seekor domba, dan simpanlah di dalam rumah."

Seminggu kemudian, lelaki itu berkata,"Segalanya di rumah kami kini menjadi sangat mengerikan. Ada banyak hewan dan burung di segalatempat."

"Baiklah," sahut Nasaruddin. "Sekarang pergilah dan juallah domba itu."

Minggu berikutnya, lelaki itu mengunjungi Nasaruddin dan berkata,"Segalanya kini lebih baik, karena domba itu telah tiada."

"Baiklah," sahut Nasaruddin. "Sekarang juallah itik-itik itu."

Minggu berikutnya, ia berjumpa lagi dengan lelaki itu. Lelaki itu gembira sekali waktu itu dan berkata, "Itik-ititk telah tiada, dan rumah kami kini menjadi lebih baik lagi."

"Juallah kambing itu sekarang," kata Nasaruddin. Seminggu kemudian, lelaki itu berkata,"Rumah kami kini menjadi seperti sebuah istana, dan kami merasa sangat bahagia. Engkau telah banyak membantu kami! Terima kasih! Terima kasih!

Semoga cerita anak ini dapat bermanfaat. Baca juga cerita:

<< (By ) Paupau Yang Serakah (By ) >>

Lihat juga kategori: Cerita Rakyat | Fabel / Binatang | Tumbuhan | Putri, Gadis & Dewi | Raja & Pangeran | Tema Umum

Suka halaman ini? Beritahu teman: